Tampilkan postingan dengan label Disfungsi Ereksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Disfungsi Ereksi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 September 2012

Tips Cegah Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi (DE) adalah keadaan di mana penis tidak bisa mencapai ereksi yang cukup keras pada saat melakukan aktivitas seksual.

Laki-laki yang mengalami DE akan terlihat kurang perkasa di depan pasangannya

Di bawah ini ada tips untuk mencegah terjadinya DE seperti yang dikutip dari kompas.


1. Perhatikan apa yang Anda makan Diet yang buruk mengakibatkan penurunan kemampuan pria untuk ereksi. Penelitian menunjukkan, pola makan yang buruk dapat menyebabkan serangan jantung dengan cara menghambat aliran darah pada pembuluh arteri.  Minimnya asupan buah dan sayuran serta kegemaran menyantap makanan berlemak dan makanan olahan dapat menghambat aliran darah menuju penis.

"Segala sesuatu yang tidak baik untuk jantung seorang pria juga buruk bagi penisnya," kata Andrew McCullough, MD, Profesor Urologi Klinis dan Direktur Program Kesehatan Seksual Laki-laki di New York University Medical Center Langone.

Penelitian terbaru menunjukkan, ED relatif jarang terjadi pada mereka yang melakukan diet Mediterania yang mengutamakan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan makanan sahabat jantung seperti kacang-kacangan, minyak zaitun, ikan, dan anggur.
"Hubungan antara diet Mediterania dan fungsi seksual sudah dibuktikan secara ilmiah," kata Irwin Goldstein, MD, direktur pengobatan seksual di Alvarado Hospital di San Diego.

2. Menjaga bobot ideal Kelebihan berat badan membawa banyak masalah kesehatan, termasuk diabetes tipe 2, yang dapat menyebabkan kerusakan saraf di seluruh tubuh yang mempengaruhi penis.

3. Hindari kenaikan tensi dan kolesterol Kolesterol tinggi atau tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah, termasuk pembuluh yang mengalirkan darah ke penis. Akhirnya, ini dapat menyebabkan DE.
Pastikan  Anda mengecek koresterol  dan tekanan darah secara rutin atau Anda dapat membeli monitor tekanan darah juga dijual untuk digunakan di rumah. Namun hati-hati, obat penurun tekanan darah dapat membuat sulit ereksi. Namun, dokter mengatakan banyak kasus ED yang berhubungan dengan obat sebenarnya disebabkan kerusakan arteri akibat hipertensi.

4. Minum alkohol secukupnya atau tidak sama sekali. "Tidak ada bukti yang menyebutkan konsumsi alkohol secukupnya berakibat buruk bagi fungsi ereksi, "kata Sharlip Tapi mengkonsumsi alkohol dalam jumlah besar dapat menyebabkan kerusakan hati, kerusakan saraf, dan kondisi yang dapat menyebabkan DE.

5. Olahraga teratur. Penelitian membuktikan, gaya hidup sehat dapat mencegah disfungsi ereksi. Olahraga seperti: lari, berenang, dan bentuk-bentuk latihan aerobik dapat membantu mencegah ED.
Namun, hati-hati terhadap olahraga yang memberikan tekanan berlebihan pada perineum, yang merupakan daerah antara skrotum dan anus. Goldstein berkata, "Bersepeda dapat menyebabkan DE."
Bersepeda jarak dekat mungkin tidak masalah. Tetapi orang-orang yang menghabiskan banyak waktu bersepeda harus memastikan sepeda yang mereka gunakan tepat, memakai celana bersepeda yang empuk, dan sering berdiri saat mengayuh.

6. Jangan mengandalkan Kegel Salah satu bentuk latihan yang tampaknya tidak bermanfaat adalah latihan kegel, yang menyebabkan kontraksi dan relaksasi otot-otot di panggul berulang kali. Latihan Kegel dapat membantu pria dan wanita penderita inkontinensia (tidak dapat menahan berkemih). Tapi tidak ada bukti bahwa mereka mencegah disfungsi ereksi.

7. Pertahankan kadar testosteron Bahkan pada pria sehat, kadar testosteron seringkali menurun tajam pada usia 50 tahun. Setiap tahun setelah usia 40 tahun, kadar testosteron pria biasanya jatuh sekitar 1,3%.
Wapadalah pada gejala seperti dorongan seks rendah, kemurungan, kurang stamina, atau kesulitan membuat keputusan karena bisa jadi anda kekurangan testosteron.

8. Hindari anabolic steroid. Obat-obatan, yang sering disalahgunakan oleh atlet dan binaragawan, dapat mengecilkan testis dan menurunkan kemampuan memproduksi testosteron.

9. Stop merokok Merokok dapat merusak pembuluh darah dan membatasi aliran darah ke penis. Nikotin akan memicu menyempitkan pembuluh darah, yang dapat menghambat aliran darah ke penis.

10. Hindari seks berisiko Beberapa kasus disfungsi ereksi berasal dari cedera penis yang terjadi selama aktivitas seks. Untuk mencegah cedera penis, lakukan penetrasi setelah yakin vagina terlumasi dengan baik. Pastikan penis Anda tidak terpeleset keluar vagina sehingga Anda tidak akan menabrak bagian tubuh yang keras. Jika pasangan Anda bergerak sedemikian rupa sehingga menyakiti penis Anda, jangan membungkuk, tapi segera minta pasangan menghentikan aksinya. Jika pasangan sedang melakukan posisi "woman on top" dan bergerak ke bawah, sementara penis tidak masuk vagina, kelebihan beban akan "menyakiti" penis."

11. Kendalikan stres. Stres akibat faktor psikologis dapat meningkatkan kadar hormon adrenalin, yang membuat pembuluh darah berkontraksi. Itu bisa menjadi kabar buruk bagi ereksi. Apapun yang dapat dilakukan pria untuk meredakan stresnya dan merasa  hubungan emosional berjalan baik, maka hal itu dapat membantu kehidupan seksualnya.

sumber
»»  Selengkapnya...

6 Tips Mencegah Impotensi

Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan pria untuk mencapai dan mempertahankan ereksi pada penis dalam waktu yang cukup untuk melakukan aktivitas seksual. Namun dalam masyarakat, disfungsi ereksi lebih dikenal sebagai impotensi.

Masalah ini merupakan momok bagi kaum pria. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan di Asia pada tahun 1995 terdapat sekitar 87 juta pria menderita disfungsi ereksi.

Anda tidak mau kan hal tersebut menimpa Anda maupun pasangan yang Anda sayangi? Berikut ini ada 6 langkah mudah yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya impotensi atau disfungsi ereksi seperti yang dikutip vemale.com

1. Konsumsi Makanan Sehat

Impotensi erat kaitannya dengan kesehatan pembuluh darah, kehidupan seks yang aktif dan sehat memerlukan pembuluh darah dan jantung yang juga sehat. Tersumbatnya aliran darah dan menurunnya kemampuan jantung dapat memperlambat aliran darah menuju penis. Untuk mencegah hal itu, sarankan pasangan Anda untuk mengonsumsi makanan seperti buah-buahan segar, sayur dan biji-bijian. Masukkan juga makanan kaya asam lemak omega 3 yang bisa membuat sistem saraf Anda dan pasangan lebih sehat.

2. Perhatikan Berat Badan

Penelitian menunjukkan bahwa pria yang memiliki berat badan berlebih memiliki risiko menderita impotensi dua kali lebih besar dibandingkan pria-pria yang memiliki berat badan ideal. Sebuah penelitian yang diterbitkan Journal of American Medical Associationbahwa sepertiga pria yang memiliki masalah impotensi dan menurunkan berat badan akan menghilangkan masalah impotensi. Selain itu, obesitas juga akan menurunkan hormon testosteron (salah satu hormon seks) pada pria.

3. Hati-Hati Penggunaan Obat

Selalu gunakan obat dalam pengawasan dokter, karena kesehatan organ reproduksi bisa mengalami gangguan jika sembarangan mengonsumsi obat. Sebuah penelitian yang dilaporkan dalam Journal of Urologymenemukan bahwa pria yang menggunakan obat penghilang rasa sakit seperti aspirin acetaminophen, ibuprofen, dan celebrex, memiliki kemungkinan lebih mudah mengalami impotensi sebesar 38 persen dibandingkan pria yang tidak mengonsumsi obat-obatan tersebut. Para peneliti percaya bahwa obat-obatan penghilang rasa sakit tersebut dapat menghalangi hormon untuk mengontrol ereksi.

4. Gunakan Niasin

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicinemenemukan bahwa mengonsumsi vitamin B-3 atau niacindosis harian sebanyak 1.500 mg dapat membantu pria menyembuhkan impotensi. Menurut peneliti, niasin adalah cara jangka panjang untuk mengobati impotensi, tidak seperti viagra yang hanya bersifat sementara. "Niasin jauh lebih nyaman," Dr Chi-Fai Ng dari Universitas China Hong Kong dalam sebuah pernyataan. "Anda hanya perlu memakannya sekali sehari, setiap kali Anda inginkan, dan Anda bisa berhubungan intim kapan saja."

5. Olahraga

Jangan pernah bosan dengan tips mengenai olahraga. Ada hubungan yang sangat kuat antara gaya hidup yang sehat dan impotensi. Sebuah penelitian menemukan bahwa olahraga setidaknya berjalan santai 3,2 km setiap hari dapat menurunkan risiko impotensi sebesar 70 persen. Sedangkan latihan aerobik seperti lari, bersepeda dan jalan cepat dapat mencegah impotensi. Tapi berhati-hati dengan sepeda, pastikan tempat duduk pada sepeda nyaman dan ampuh, karena tempat duduk yang keras justru dapat membuat pria mengalami impotensi.

6. Berhenti Merokok!

Bukankah peringatan ini sudah ada di kemasan rokok? Salah satu penyebab utama impotensi berdasarkan penelitian yang dilaporkan pada konferensi American Heart Associationadalah rokok. Pria perokok lebih dari 20 batang setiap hari meningkatkan risiko impotensi sebesar 60 persen dibandingkan pria yang tidak merokok. Stop rokok mulai sekarang, Anda akan menikmati sesi aktivitas intim dengan sensasi yang lebih baik.

sumber
»»  Selengkapnya...